Penyebab dan Cara Menangani Bayi Rewel Tengah Malam

Sebagai seorang ibu baru, menangani bayi rewel saat tengah malam menjadi sebuah tantangan yang harus dihadapi.

Orang tua bayi yang baru saja lahir akan begadang hingga pagi jika hal ini terjadi. Namun, perlu diketahui bahwa penyebab dan cara penanganan pada bayi yang rewel ternyata berbeda. Karena bayi hanya menggunakan tangisan sebagai satu satunya alat komunikasi dengan orang tua, maka mereka akan cenderung menunjukkan tangisnya sebagai tanda bahwa mereka menginginkan sesuatu.

Untuk memahami penyebab dan cara penanganan yang benar, simak uraian berikut, yuk!

  1. Popok Basah

Popok yang basah akibat mengompol tentu akan menyebabkan seorang bayi tidak nyaman. Karenanya, bayi akan menangis untuk menunjukkan ketidaknyamanannya.

Untuk menanganinya, gantilah popok bayi secara berkala setiap 2 sampai 3 jam sekali. Hal ini akan menghindarkan bayi rewel saat tengah malam.

  1. Mengalami Kolik

Kolik merupakan kondisi dimana bayi menangis secara terus menerus akibat kembung atau gangguan pencernaannya. Namun, tidak selalu demikian. Kolik bisa saja disebabkan karena bayi yang kelelahan saat proses adaptasi dengan lingkungannya.

Berbeda dengan saat berada di rahim. Bayi harus menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, mulai mendengar banyak hal, melihat, dan mengenali berbagai hal.

Hal ini biasanya terjadi pada bayi dengan rentang usia 1 sampai 6.

Cara mengatasinya sendiri adalah dengan mengoleskan minyak telon pada bayi. Selain dipercaya dapat menghangatkan tubuh bayi, minyak telon juga dapat membuat bayi merasa rileks.

  1. Suhu Ruangan yang Terlalu Rendah atau Tinggi

Suhu juga merupakan salah satu penyebab bayi rewel. Suhu yang terlalu tinggi akan membuat bayi berkeringat dan pakaian menjadi basah. Tentu hal ini membuat bayi merasa tidak nyaman. Untuk itu, Anda bisa menyalakan pendingin ruangan dan mengganti pakaian bayi dengan pakaian yang mudah menyerap keringat.

Suhu yang terlalu rendah juga membuat bayi tidak nyaman. Oleh karenanya, Anda bisa mematikan atau mengurangi suhu pendingin ruangan, mengganti pakaian bayi dengan pakaian yang lebih tebal, dan menyelimuti bayi.

  1. Merasa Lapar

Ketika bayi tertidur lelap dan kemudian bangun dengan tangis rewelnya. Bisa saja karena bayi merasa lapar.

Seorang bayi membutuhkan asupan nutrisi, asupan ini dapat dipenuhi dari asi yang diberikan ibu.

Jika bayi sering terbangun karena merasa lapar pada tengah malam, solusi yang paling tepat adalah dengan memberikan asi secara teratur pada bayi. Untuk itu, Anda bisa memberikan asi setiap 3 jam sekali. Selain untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, pemberian asi secara rutin dapat menghindarkan bayi dari rasa lapar saat tengah malam.

  1. Tempat Tidur yang Tidak Nyaman

Bayi terbangun dan rewel saat malam bisa jadi disebabkan karena tempat tidurnya yang tidak nyaman. Bisa jadi bantal yang digunakan terlalu keras, terlalu banyak barang di tempat tidur bayi, atau pengalas tempat tidur yang kasar.

Solusinya adalah dengan mengganti bantal tersebut dengan bantal yang lembut dan empuk, pengalas dengan bahan yang halus, dan memasang kelambu guna menghindarkan bayi dari gigitan serangga seperti nyamuk.

Selain cara cara diatas, Anda juga bisa menyanyikan lagu untuk bayi agar bayi merasa nyaman. Atau sekadar mengayun ayunkan bayi. Menurut banyak riset, bayi akan merasa tenang dan nyaman saat diayun ayunkan dengan lembut.

Sebagai orang tua baru, memang tidaklah mudah untuk menenangkan bayi saat sedang rewel. Namun, cara diatas terbukti ampuh untuk membuat bayi merasa nyaman saat ia terbangun dan rewel di tengah malam.

shares